Workshop Metode Penelitian Bidang Kepustakawanan

Workshop Metode Penelitian Bidang Kepustakawanan

Kegiatan workshop bidang kepustakawanan yang dilaksanakan UIN Walisongo pada Hari Rabu, 4 September 2019 di gedung Perpustakaan UIN Walisongo. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Dr. H. M. Mukhsin Jamil, M.Ag selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang. Dalam sambutanya, beliau mengataka bahwa kebanggaan profesi itu harus selalu ditanamkan.
Workshop Metode Penelitian Bidang Kepustakawanan menghadirkan pembicara yang sekaligus merupakan pakar ilmu perpustakaan yaitu Bapak Agus Rifa’i, PhD. Beliau mengatakan bahwa Riset merupakan proses investigasi sistematis untuk mengembangkan atau merevisi pengetahuan yang ada dengan menemukan fakta baru.
Pada kegiatan tersebut Agus Rifa’i,PhD menjelaskan bahwa penelitian kepustakawanan dapat menggunakan teori yang “dikawinkan” dengan bidang lain, misalnya dengan bidang Pemasaran, ada teori 4P yang bisa diadopsi untuk kajian pemasaran perpustakaan. Teori-teori kebutuhan, teori life style dll dapat juga digunakan. “Sehingga pustakawan yang mempunyai latar belakang pendidikan bukan ilmu perpustakaan jangan berkecil hati, tetap bisa melakukan penelitian kepustakawanan,”jelas pak Agus.
Untuk memilih pendekatan apa yang akan diambil dalam melakukan riset/kajian dipengaruhi oleh sifat dan tujuan riset yang akan kita lakukan: (1) Riset kualitatif merupakan pendekatan penelitian untuk memahami secara mendalam terhadap suatu fenomena atau masalah penelitian, atau berfifat eksploratif (exploratory research).;(2)Riset kuantitatif berusaha menjelaskan suatu fenomena, dan atau hubungan antar fenomena berdasarkan karekteristik yang dimilikinya (explanatory research)
Dalam forum tersebut, peserta diajak untuk aktif dengan banyak bertanya menggali ide dan sekaligus konsultasi atas penelitian yang sedang dilakukan dan sedang direncanakan. Beberapa peserta yang bertanya diantaranya: Mas Itmam (pustakawan IAIN Salatiga), Mbak Junaeti (pustakawan IAIN Pekalongan), mbak Ifo (Pustakawan IAIN Salatiga), dll.
Forum semacam ini sangat diperlukan pustakawan, untuk mengasah kemampuan melakukan riset. Diharapkan akan ada kegiatan-kegiatan berikutnya yang digagas oleh Apptis dan anggota-anggotanya bagi kemajuan Pustakawan PTKIN khususnya dan Pustakawan Indonesia pada umumnya.

Reported by : Indah

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *