APPTIS Menebar Kasih di Bumi Majene-Mamuju dan Banjarmasin

APPTIS Menebar Kasih di Bumi Majene-Mamuju dan Banjarmasin

Serangkaian gempa bumi terjadi akibat aktivitas sesar Mamuju-Majene di Sulawesi Barat. Aktivitas tersebut mengakibatkan mekanisme pergerakan naik (thrust-fault) yang menimbulkan serangkaian gempa. Gempa pertama terjadi pada tanggal 14 Januari dengan kekuatan 5,9 skala Richter, yang diikuti dengan main shockberkekuatan 6,2 skala Richter.
Sampai tanggal 21 Januari, BMKG mencatat terdapat lebih dari 50 kali gempa yang terjadi dengan kekuatan yang bervariasi,sementara BNPB mencatat korban meninggal mencapai 91 orang meninggal, dan lebih dari 9 ribu jiwa mengungsi. Semua korban mengalami trauma serta krisis sandang, pangan, dan papan. Bencana alam lain terjadi di Kalimantan Selatan. Tingginya curah hujan selama 10 hari berturut-turut menyebabkan sungai Barito tidak dapat menampung luapan air sehingga menimbulkan banjir di 10 Kabupaten dan Kota. Tercatat 21 orang meninggal dunia, dan lebih dari 60 ribu jiwa mengungsi. Masing-masing bencana alam menimbulkan kerusakan fisik yang sangat parah.
Berbagai bantuan mengalir dari pemerintah maupun swasta, dari organisasi maupun per seorangan. APPTIS sebagai organisasi kepustakawanan di bawah Kementrian Agama juga tidak mau ketinggalan. APPTIS membuka dompet donasi dan menjadi fasilitatoruntuk membantu saudara-saudara sebangsa yang sedang hidup prihatin dan serba kekurangan di tempat pengungsian. Dana donasi yang terkumpul disalurkan di lokasi bencana oleh duta-duta APPTIS di masing-masing wilayah. Bapak Muhammad Danial S.Hum dari Perpustakaan STAIN Majene, dan ibu Laila Rahmawati, M.Hum dari UIN Banjarmasin, memimpin staf perpustakaannya dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, langsung menyalurkan bantuan ke lokasi-lokasi bencana.
Penyaluran donasi yang dilakukan oleh para duta APPTIS secara langsung ke korban-korban mendapatkan sambutan hangat dan apresiasi dari para korban bencana alam. Senyum bahagia yang terukir, dan rasa terima kasih yang disampaikan menyiratkan apresiasi terhadap semua bentuk bantuan. Semoga ketulusan dari para donatur dan kesigapan APPTISdapat meringankan beban hidup para korban.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *