WORKSHOP OPEN EDUCATIONAL RESOURCES ( LIBRARY 4.0: OPEN EDUCATIONAL RESOURCES AND CUSTOMER ENGAGEMENT)

Perpustakaan dituntut untuk selalu mengelola menyajikan, dan mendistribusikan sumber-sumber informasi yang relevan dengan kebutuhan pemustakanya. Tuntutan kemudahan akses dan ketersediaan sumber-sumber informasi yang lengkap serta up to date juga semakin tinggi, terlebih lagi terhadap perpustakaan perguruan tinggi sebagai perpustakaan riset yang melayani sivitas akademika yang selalu memproduksi hasil karya ilmiah. Pada sisi lain, perpustakaan menghadapi persoalan klasik yang selalu melingkupi yaitu minimnya anggaran, bahkan adakalanya terjadi pengurangan anggaran.

Selain itu pada masa ini masalah plagiarisme juga menjadi tantangan perpustakaan dalam upaya mengembangkan material perpustakaan. Berbagai persoalan yang dihadapi, seyogyanya justru mendorong perpustakaan untuk kreatif dan tetap memberikan layanan terbaiknya. Dalam upaya peningkatan sumber-sumber informasi melalui strategi penelusuran dan penyajian sumber-sumber informasi yang up to date, free access, perpustakaan harus berhati-hati dengan memperhatikan legalitas dan tanpa terjebak pada tindak plagiarisme.

Demikian beberapa hal yang disampaikan oleh pembicara tunggal Dr. Taufiq A. Gani, S.Kom, M.Eng.Sc, dosen dan Kepala Perpustakaan UIN Syahkuala Banda Aceh pada hari Senin, 29 Oktober 2018 di ruang serbaguna lantai satu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Narasumber yang terkenal dengan panggilan TOPGAN ini memaparkan tentang Library 4.0: Open Educational Resources and Customer Engagement yang dikemas dalam “Workshop Open Eucational Resource”. Workshop yang berlangsung selama setengah hari ini dihadiri oleh 45 orang peserta dari empat belas instansi pendidikan negeri dan swasta di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta satu instansi dari Sorong.

Kepala Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Dra Labibah Zain, MLIS dalam sambutannya pada saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan sebuah bentuk kreatifitas program perpustakaan dengan dana minimal. Meskipun demikian pihaknya berharap workshop OER ini sebagai upaya knowledge transfer yang dapat menjangkau banyak pihak yang berkompeten di bidang perpustakaan untuk belajar bersama dan menyerap banyak pengetahuan dari narasumber.(Ist)

Workshop Peningkatan Kapasitas Soft Skill Pengelola Perpustakaan IAIN Kediri

Tantangan baru perpustakaan ke depan berupa pelayanan yang lebih kreatif, manusiawi, dan unggul sehingga dapat diterima dengan baik oleh penggunanya. Keseluruhan itu semua memerlukan sebuah kemampuan dari pengelola peprustakaan. Salah satunya apa yang dikenal dengan istilah softskill. Soft skill ini menekankan kepada kemampuan pengelola perpustakaan dalam memberikan pelayanan kepada pengguna. Seseorang dengan kemampuan soft skill yang baik memeiliki karakter yang yang baik, komunikasi yang ramah dan pribadi yang tulus dalam melayani pengguna.

Untuk mencapai sioft skill yang mumpuni memerlukan sebuah pengetahuan dan pengalaman yang terarah. Salah satu upayanya dengan melakukan sebuah Workshop yang berupaya mengenalkan konsep soft skill dan bagiamana mengimplementasikannya dengan baik di perpustakaan. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal kepada pengelola perpustakaan dalam mengembangkan softskill layanan perpustakaan. Dengan kemampuan softskill diharapkan dapat meningkatkan peran dan fungsi perpustakaan secara lebih baik bagi penggunanya.

Sesi pertama kegiatan Workshop yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 23 Oktober 2018 ini diisi dengan peningkatan profesionalisme pustakawan dengan memberikan pengetahuan tentang tugas pokok dan fungsi pustakawan. Pustakawan harus menjadi pustakawan yang cerdas dalam menyiasati antara profesionalisme pekerjaan dengan reporting sebagai tuntutan administrasi pustakawan. Pustakawan harus mampu melayani pemustaka dengan baik sekaligus juga harus mampu menyelesaikan kegiatan-kegiatan administratif dalam rangka pengajuan Daftar Usulan Angka Kredit yang berimbas pada kenaikan jabatan seorang pustakawan. pada sesi ini, Bapak Muhammad Mansur selaku pemateri memberikan tips dan trik dalam rangka pemenuhan kebutuhan pengajuan DUPAK tanpa harus meninggalkan pekerjaan rutin yang dibebankan kepada seorang pustakawan. pada sesi kedua, Bapak Ilham Mashuri (pemateri) menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan soft skil penulisan yang nantinya menjadi bekal bagi pustakawan untuk menjalani profesinya sebagai pustakawan.

APPTIS Peduli Palu

Bpk/Ibu yang Budiman, APPTIS turut berduka atas musibah Gempa dan Tsunami di Palu dan sekitarnya. Sebagai wujud kepedulian maka APPTIS kembali membuka kesempatan kepada bpk/Ibu untuk membantu meringankan korban gempa dengan memberikan donasi melalui kegiatan “APPTIS Peduli”. bagi yang hendak memberikan donasinya dapat dikirim melalui rekening an. Komarudin di BRI Cabang Kediri dengan Nomor 0033-01-037606-507. Demikian kami sampaikan semoga Alloh SWT memberikan kelapangan rezeki bagi kita semuanya.